LUBUK LINGGAU – Program Studi Hukum Tata Negara (HTN) STAI Bumi Silampari Lubuklinggau melaksanakan penjemputan mahasiswa yang telah menyelesaikan kegiatan magang di Pengadilan Negeri Lubuklinggau, pada Rabu, 2 September 2026.
Kegiatan magang mahasiswa HTN tersebut telah dimulai sejak 3 Agustus 2026 dan berlangsung sebagai bagian dari pelaksanaan praktikum lapangan yang menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa.
Penjemputan mahasiswa dilakukan langsung oleh Ketua Program Studi Hukum Tata Negara (HTN), Ongky Alexander, M.H., sebagai bagian dari rangkaian akhir pelaksanaan kegiatan magang mahasiswa di lingkungan Pengadilan Negeri Lubuklinggau.
Kegiatan magang tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi mahasiswa HTN untuk memperoleh pengalaman secara langsung mengenai praktik dan dinamika dunia hukum. Selama menjalani magang, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teoritis yang diperoleh di bangku perkuliahan, tetapi juga berkesempatan mengenal secara lebih dekat proses kerja dan lingkungan kelembagaan peradilan.
Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa diharapkan dapat memahami keterkaitan antara teori hukum dan praktik di lapangan, sekaligus mengembangkan kemampuan profesional, kedisiplinan, komunikasi, serta etika dalam lingkungan kerja.
Penjemputan mahasiswa oleh Kaprodi HTN juga menjadi bentuk perhatian dan pendampingan program studi terhadap mahasiswa selama menjalankan kegiatan praktikum lapangan. Setelah menyelesaikan masa magang, mahasiswa diharapkan dapat membawa berbagai pengalaman yang diperoleh untuk menjadi bekal dalam melanjutkan proses akademik di STAI Bumi Silampari.
Kaprodi HTN Ongky Alexander, M.H. menyampaikan bahwa kegiatan magang merupakan kesempatan penting bagi mahasiswa untuk memperluas wawasan dan memahami bagaimana ilmu yang dipelajari selama perkuliahan diterapkan dalam lingkungan kerja dan kelembagaan hukum.
Dengan berakhirnya kegiatan magang di Pengadilan Negeri Lubuklinggau, mahasiswa HTN STAI Bumi Silampari diharapkan semakin memiliki pemahaman yang lebih komprehensif mengenai praktik hukum dan kelembagaan, serta mampu menjadikan pengalaman tersebut sebagai bekal untuk meningkatkan kompetensi dan kesiapan menghadapi dunia profesional di masa mendatang.
