LUBUKLINGGAU – STAI Bumi Silampari Lubuklinggau menggelar Rapat Pembagian Tugas Mengajar Dosen pada Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027, Senin, 14 September 2026, di Kampus STAI Bumi Silampari Lubuklinggau. Rapat tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan perkuliahan sekaligus menyatukan arah dan komitmen seluruh unsur akademik dalam menjalankan kegiatan pendidikan pada semester baru.

Rapat dihadiri oleh Ketua STAI Bumi Silampari, Dr. Muhammad Yunus, M.Pd.I., Waka I Bidang Akademik, Dr. Muhammad Faizul Amirudin, M.Pd.I., Waka II, Dr. Muhamad Akip, M.Pd.I., Waka III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Fitriyani, M.Pd., serta para dosen dari berbagai program studi.

Kegiatan diawali dengan pengantar dari Ketua STAI Bumi Silampari yang kemudian dilanjutkan dengan penyampaian dari Waka I, Waka II, dan Waka III. Pembahasan tidak hanya berkaitan dengan pembagian tugas mengajar, tetapi juga menyentuh berbagai aspek yang mendukung peningkatan kualitas layanan akademik, pengelolaan kelembagaan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, hingga penguatan penerimaan mahasiswa baru.

Ketua STAI Bumi Silampari, Dr. Muhammad Yunus, M.Pd.I., dalam arahannya menekankan pentingnya perubahan cara pandang dalam memberikan pelayanan kepada mahasiswa. Menurutnya, mahasiswa harus diposisikan sebagai pihak yang mendapatkan layanan pendidikan terbaik dari seluruh unsur kampus.

“Mahasiswa itu adalah customer kita. Karena itu, bagaimana kita memberikan pelayanan yang baik harus menjadi perhatian bersama. Bukan berarti mahasiswa selalu benar, tetapi kita harus memberikan pelayanan secara profesional, ramah, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Ia menambahkan, dosen tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam menyampaikan materi perkuliahan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun pengalaman pendidikan mahasiswa. Interaksi yang baik antara dosen dan mahasiswa diharapkan dapat menciptakan suasana akademik yang lebih nyaman, terbuka, dan mendorong mahasiswa untuk berkembang.

Ketua STAI juga mengingatkan agar seluruh dosen menjaga komitmen terhadap tugas yang telah diberikan, baik dalam pelaksanaan perkuliahan maupun dalam mendukung berbagai program institusi. Menurutnya, kualitas kampus tidak hanya ditentukan oleh program yang dibuat, tetapi juga oleh konsistensi seluruh civitas akademika dalam menjalankannya.

Selanjutnya, Waka I Bidang Akademik, Dr. Muhammad Faizul Amirudin, M.Pd.I., menyampaikan sejumlah hal berkaitan dengan pengelolaan akademik pada semester ganjil. Salah satu penekanan utamanya adalah optimalisasi penggunaan SISTER (Sistem Informasi Sumber Daya Terintegrasi) oleh dosen.

Ia mendorong para dosen agar lebih tertib dalam menggunakan dan memperbarui data pada SISTER, sehingga berbagai informasi terkait aktivitas dosen dapat terdokumentasi dengan baik. Penggunaan SISTER juga perlu diintegrasikan dengan kebutuhan administrasi akademik dan pelaporan institusi.

Selain SISTER, Waka I turut mengingatkan pentingnya memperhatikan kalender akademik, jadwal perkuliahan, pembagian tugas mengajar, serta kelengkapan administrasi pembelajaran. Para dosen juga diharapkan mempersiapkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dengan baik dan memastikan pelaksanaan pembelajaran berjalan sesuai rencana yang telah ditetapkan.

“Administrasi akademik jangan dianggap sebagai pelengkap. RPS, jadwal, kehadiran, pelaksanaan pembelajaran dan berbagai dokumen akademik harus kita persiapkan dengan baik karena semuanya menjadi bagian dari proses penjaminan mutu,” jelasnya.

Sementara itu, Waka II, Dr. Muhamad Akip, M.Pd.I., menyampaikan sejumlah hal yang berkaitan dengan pengelolaan keuangan serta program penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya pemahaman dan kedisiplinan dalam menjalankan berbagai ketentuan administrasi keuangan di lingkungan kampus.

Dalam bidang tridarma, Waka II juga mendorong para dosen untuk lebih aktif mengembangkan penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Menurutnya, aktivitas penelitian dan PkM perlu terus ditingkatkan karena menjadi bagian penting dari kontribusi dosen sekaligus pengembangan institusi.

Pembahasan juga mencakup program beasiswa bagi mahasiswa. Para dosen diharapkan dapat turut membantu menyampaikan informasi mengenai peluang beasiswa yang tersedia sehingga mahasiswa yang memenuhi persyaratan dapat memperoleh akses terhadap berbagai program bantuan pendidikan.

“Penelitian, PkM dan beasiswa harus terus kita dorong. Informasi jangan hanya berhenti di tingkat pengelola, tetapi juga disampaikan kepada mahasiswa agar semakin banyak yang mendapatkan manfaat,” ujarnya.

Kemudian, Waka III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Fitriyani, M.Pd., menyampaikan perkembangan jumlah mahasiswa pada semester ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Hingga pelaksanaan rapat, tercatat sekitar 101 mahasiswa yang telah dinyatakan lulus dan menjadi mahasiswa STAI Bumi Silampari pada semester ini.

Menurutnya, capaian tersebut perlu terus dijaga dan dikembangkan melalui keterlibatan seluruh unsur kampus. Para dosen dinilai memiliki peran strategis dalam memperkenalkan STAI Bumi Silampari kepada masyarakat karena berinteraksi langsung dengan berbagai lingkungan sosial.

Karena itu, Waka III mengajak para dosen untuk kembali aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai keberadaan, program studi, fasilitas, serta berbagai keunggulan yang dimiliki STAI Bumi Silampari. Upaya tersebut diharapkan dapat memperluas informasi mengenai kampus sekaligus mendukung keberlanjutan penerimaan mahasiswa baru.

Dalam kesempatan tersebut juga dibahas program Korlab, yakni tim yang dibentuk untuk membantu melakukan sosialisasi dan menjangkau calon mahasiswa di tengah masyarakat. Melalui program tersebut, dosen dan tim diharapkan dapat mengambil peran lebih aktif dalam memperkenalkan STAI Bumi Silampari kepada calon mahasiswa maupun masyarakat luas.

“Bapak dan Ibu dosen juga memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi tentang STAI Bumi Silampari di masyarakat. Jangan hanya menunggu calon mahasiswa datang, tetapi kita juga perlu hadir dan memperkenalkan kampus kepada masyarakat,” ungkapnya.

Rapat kemudian dilanjutkan dengan pembahasan pembagian tugas mengajar dosen untuk Semester Ganjil Tahun Akademik 2026/2027. Melalui rapat tersebut, STAI Bumi Silampari berharap seluruh dosen dapat menjalankan tugas secara optimal dan membangun sinergi dalam mendukung pelaksanaan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan institusi pada tahun akademik yang baru.