LUBUK LINGGAU – STAI Bumi Silampari Lubuklinggau kembali melaksanakan uji kompetensi bagi mahasiswa semester akhir sebagai salah satu persyaratan mengikuti ujian munaqasyah. Kegiatan tersebut berupa Uji Microsoft Office (MS Office) dan Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) yang dilaksanakan selama dua hari, yakni Kamis hingga Jumat (11–12 Juni 2026), bertempat di ruang Laboratorium Komputer dan ruang seminar kampus.

Uji kompetensi ini diikuti oleh mahasiswa semester VIII (delapan) dari lima program studi di lingkungan STAI Bumi Silampari, yaitu Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Hukum Tata Negara (HTN), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), serta Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI). Para peserta merupakan mahasiswa yang akan menempuh tahapan akhir penyelesaian studi melalui ujian munaqasyah.

Pelaksanaan uji kompetensi tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen STAI Bumi Silampari dalam menjaga mutu lulusan. Selain menyelesaikan tugas akhir atau skripsi, mahasiswa juga dituntut memiliki kompetensi tambahan yang relevan dengan perkembangan zaman serta mencerminkan identitas lulusan perguruan tinggi keagamaan Islam.

Uji MS Office dilaksanakan di Laboratorium Komputer dengan materi yang menguji kemampuan mahasiswa dalam mengoperasikan aplikasi perkantoran, mulai dari pengolahan dokumen, pengelolaan data, hingga penyusunan administrasi berbasis komputer. Kemampuan tersebut dinilai penting sebagai bekal memasuki dunia kerja yang semakin mengedepankan literasi digital dan keterampilan teknologi informasi.

Sementara itu, uji Baca Tulis Al-Qur'an (BTA) dilaksanakan di ruang seminar kampus untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam membaca dan menulis Al-Qur'an sesuai dengan kaidah yang benar. Kompetensi ini menjadi salah satu ciri khas lulusan STAI Bumi Silampari sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga penguatan nilai-nilai religius.

Seluruh rangkaian ujian berlangsung tertib dengan pengawasan langsung dari para dosen yang bertindak sebagai panitia pelaksana. Keterlibatan dosen dalam proses tersebut bertujuan untuk memastikan pelaksanaan uji kompetensi berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh kampus.

Ketua pelaksana kegiatan, Retno Sumarni, M.Sos., menjelaskan bahwa uji kompetensi ini bukan sekadar persyaratan administratif menjelang munaqasyah, melainkan bagian dari proses pembentukan kualitas lulusan STAI Bumi Silampari.

"Melalui uji MS Office dan BTA, kami ingin memastikan bahwa mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya memiliki kompetensi dasar yang dibutuhkan setelah lulus. Mereka tidak hanya dituntut mampu menyusun skripsi dan menguasai bidang keilmuannya, tetapi juga harus memiliki literasi digital yang baik serta kemampuan keagamaan yang menjadi identitas lulusan perguruan tinggi Islam," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kemampuan mengoperasikan perangkat perkantoran saat ini menjadi kebutuhan di hampir seluruh bidang profesi. Di sisi lain, kemampuan membaca dan menulis Al-Qur'an juga harus tetap dijaga sebagai bekal moral dan spiritual bagi para lulusan ketika mengabdikan diri di tengah masyarakat.

Melalui pelaksanaan uji kompetensi ini, STAI Bumi Silampari Lubuklinggau berharap dapat terus melahirkan lulusan yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, siap menghadapi tantangan dunia kerja, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman. Dengan demikian, para alumni tidak hanya memiliki ijazah sebagai bukti akademik, tetapi juga kompetensi nyata yang dapat menjadi modal dalam berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.