LUBUK LINGGAU – STAI Bumi Silampari Lubuklinggau terus memperkuat jejaring kelembagaan melalui kegiatan silaturrahmi bersama BAZNAS Kota Lubuklinggau dan FKUB Lubuklinggau yang dilaksanakan di kantor FKUB Lubuklinggau, Rabu (15 April 2026).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua STAI Bumi Silampari Lubuklinggau, Dr. Muhammad Yunus, M.Pd.I., Ketua BAZNAS Kota Lubuklinggau, Marjianto, SH., MH., serta Ketua FKUB Lubuklinggau, Drs. Ismuridjal Umar, M.Si., beserta jajaran masing-masing lembaga.

Dalam suasana penuh keakraban, silaturrahmi ini bertujuan untuk mempererat hubungan antar lembaga sekaligus membangun sinergi dalam bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan di Kota Lubuk Linggau. Diskusi yang berlangsung menyoroti pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga zakat, dan forum kerukunan umat beragama dalam mendukung pembangunan masyarakat yang harmonis dan sejahtera.

Ketua STAI Bumi Silampari menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial dan nilai-nilai toleransi. Oleh karena itu, kerja sama dengan BAZNAS dan FKUB dinilai sangat penting dalam mendukung program pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kota Lubuklinggau menekankan pentingnya optimalisasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk dalam bidang pendidikan. Ia juga membuka peluang kolaborasi dengan STAI Bumi Silampari dalam program beasiswa dan pemberdayaan umat.

Di sisi lain, Ketua FKUB Lubuklinggau menegaskan bahwa menjaga kerukunan umat beragama merupakan tanggung jawab bersama. Ia berharap sinergi antara lembaga pendidikan, BAZNAS, dan FKUB dapat terus ditingkatkan guna menciptakan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kolaborasi yang berkelanjutan antara STAI Bumi Silampari, BAZNAS, dan FKUB dalam berbagai program strategis, khususnya yang berkaitan dengan penguatan nilai-nilai keagamaan, sosial, serta pembangunan sumber daya manusia di Kota Lubuk Linggau.