LUBUKLINGGAU – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bumi Silampari Lubuklinggau terus memperluas jejaring dan kontribusinya dalam pengembangan pendidikan profesi. Melalui Program Studi Hukum Tata Negara (HTN), STAI Bumi Silampari berkolaborasi dengan Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) dalam menyelenggarakan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA).
Kegiatan PKPA resmi dibuka pada Sabtu, 5 September 2026, bertempat di Kampus STAI Bumi Silampari Lubuklinggau. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Prodi HTN STAI Bumi Silampari sebagai bagian dari upaya menghadirkan pendidikan profesi yang berkualitas sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan organisasi profesi.
Pembukaan PKPA semakin istimewa dengan hadirnya secara daring melalui Zoom Prof. Dr. Ir. Firmanto Laksana Pangaribuan, S.H., M.H., CLA., selaku Ketua Bidang Pendidikan Khusus Profesi Advokat, Sertifikasi, dan Kerjasama Universitas dan Dewan Pimpinan Nasional PERADI.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Firmanto menyampaikan materi mengenai fungsi dan peran organisasi advokat kepada para peserta PKPA. Meskipun mengikuti kegiatan secara virtual, kehadirannya memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh wawasan secara langsung dari tokoh hukum yang memiliki pengalaman luas di tingkat nasional.
Kehadiran Prof. Firmanto menjadi salah satu momen penting dalam pembukaan PKPA. Dengan pengalaman dan kapasitasnya di bidang hukum serta keterlibatannya dalam pengembangan pendidikan profesi advokat di tingkat nasional, kehadiran beliau memberikan nilai tambah bagi peserta dalam memahami dunia profesi advokat secara lebih luas.
Kehadiran tokoh hukum nasional tersebut menjadi salah satu nilai penting dalam pelaksanaan PKPA di STAI Bumi Silampari. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan yang diselenggarakan di lingkungan kampus tidak hanya berorientasi pada pembelajaran akademik, tetapi juga membuka akses peserta untuk berinteraksi dengan praktisi dan tokoh hukum pada tingkat nasional.
Ketua STAI Bumi Silampari, Dr. Muhammad Yunus, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kolaborasi antara STAI Bumi Silampari dan PERADI melalui Prodi HTN.
Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis bagi STAI Bumi Silampari untuk memperluas kontribusinya dalam dunia pendidikan, khususnya melalui pengembangan pendidikan profesi dan peningkatan kompetensi masyarakat.
“Kami menyambut baik kolaborasi ini. Mudah-mudahan PKPA ini memberikan manfaat bagi para peserta dan menjadi bagian dari upaya STAI Bumi Silampari untuk terus memperluas jejaring dan menghadirkan pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPC PERADI Lubuklinggau, Erni Hastuti, S.H., turut hadir dalam pembukaan kegiatan. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pengembangan kompetensi bagi calon advokat sekaligus memperkuat sinergi antara STAI Bumi Silampari, khususnya Prodi HTN, dengan organisasi profesi advokat.
Kegiatan PKPA ini dilaksanakan mulai 5 hingga 27 September 2026. Pada 5–26 September 2026, kegiatan dilaksanakan secara daring, sedangkan pada 27 September 2026 akan dilaksanakan secara luring sekaligus penutupan.
Pembukaan PKPA turut dihadiri Ketua Pelaksana Ongky Alexander, M.H., yang juga merupakan Kaprodi Hukum Tata Negara (HTN) STAI Bumi Silampari, Sekretaris Panitia Burmansyahtia Darma, M.H., serta 10 peserta PKPA. Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Firmanto Laksana Pangaribuan, S.H., M.H., CLA. mengikuti pembukaan dan menyampaikan materi secara daring melalui Zoom.
Pelaksanaan PKPA ini tidak hanya menghadirkan Prof. Firmanto sebagai pemateri. Pada rangkaian kegiatan berikutnya, para peserta juga akan mendapatkan materi dari pemateri-pemateri lainnya sesuai dengan jadwal dan materi yang telah disiapkan dalam rangkaian Pendidikan Khusus Profesi Advokat. Dengan demikian, peserta akan memperoleh pembelajaran yang lebih beragam dari berbagai pemateri yang memiliki kompetensi dan pengalaman di bidangnya masing-masing.
Melalui penyelenggaraan PKPA bersama PERADI, STAI Bumi Silampari melalui Prodi HTN menunjukkan komitmennya untuk terus membuka ruang pembelajaran yang lebih luas dan relevan dengan kebutuhan dunia profesi.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi bagian dari langkah STAI Bumi Silampari dalam memperkuat jejaring kelembagaan, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, serta menghadirkan akses pendidikan dan pengalaman profesional bertaraf nasional bagi masyarakat.
Dengan menghadirkan organisasi profesi, tokoh hukum nasional, serta berbagai pemateri berkompeten dalam rangkaian kegiatan PKPA, STAI Bumi Silampari terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun jejaring, mengembangkan kompetensi, dan membuka akses pendidikan menuju level nasional.
