LUBUK LINGGAU – STAI Bumi Silampari Lubuklinggau menerima kunjungan Tim Peneliti UIN Raden Fatah Palembang dalam rangka pelaksanaan Program Bantuan Penelitian Berbasis Standar Biaya Keluaran (SBK) Tahun 2026, pada Kamis, 16 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung di ruang pertemuan STAI Bumi Silampari tersebut menjadi bagian dari proses pengumpulan data penelitian sekaligus memperkuat sinergi akademik antara kedua perguruan tinggi.

Tim peneliti dipimpin oleh Dolla Sobari, S.Ag., M.Ag. selaku ketua peneliti, dengan anggota Prof. Dr. Rr. Rina Antasari, S.H., M.Hum., A. Arianda Alvero, Dhimas Ramadhan, dan Endang Via Ningrum. Penelitian yang sedang dilaksanakan mengangkat judul "Upaya Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta di Sumatera Selatan Menyikapi Perubahan Iklim Berbasis Responsif Gender."

Kedatangan tim peneliti disambut oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik Dr. Muhammad Faizul Amirudin, M.Pd.I., Wakil Ketua II Dr. Muhamad Akip, M.Pd.I., dan Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan Dr. Fitriyani, M.Pd. Selanjutnya, kedua belah pihak melaksanakan diskusi dan koordinasi terkait kebutuhan data penelitian serta berbagai informasi yang mendukung pelaksanaan riset.

Dalam kesempatan tersebut, tim peneliti melakukan pengumpulan data mengenai berbagai kebijakan, program, serta praktik yang telah dijalankan STAI Bumi Silampari dalam mendukung isu perubahan iklim, pembangunan berkelanjutan, serta pengarusutamaan gender di lingkungan perguruan tinggi. Proses pengumpulan data dilakukan melalui diskusi, wawancara, dan penelusuran dokumen yang relevan dengan fokus penelitian.

Wakil Ketua I STAI Bumi Silampari, Dr. Muhammad Faizul Amirudin, M.Pd.I., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada STAI Bumi Silampari sebagai salah satu perguruan tinggi yang menjadi lokasi penelitian.

"Kami menyambut baik pelaksanaan penelitian ini karena menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan. STAI Bumi Silampari berkomitmen memberikan dukungan terhadap kegiatan akademik, termasuk penyediaan data dan informasi yang dibutuhkan sepanjang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Semoga hasil penelitian ini dapat memberikan manfaat bagi pengembangan kebijakan pendidikan tinggi Islam di Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Peneliti, Dolla Sobari, S.Ag., M.Ag., menjelaskan bahwa penelitian ini bertujuan untuk memperoleh gambaran mengenai bagaimana Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di Sumatera Selatan merespons isu perubahan iklim melalui kebijakan, program, maupun aktivitas akademik yang memperhatikan perspektif kesetaraan gender.

"Kami mengucapkan terima kasih atas sambutan dan keterbukaan STAI Bumi Silampari dalam mendukung proses penelitian ini. Data dan informasi yang kami peroleh akan menjadi bagian penting dalam menghasilkan rekomendasi ilmiah yang diharapkan mampu memperkuat peran perguruan tinggi Islam dalam menghadapi tantangan perubahan iklim secara responsif gender," ungkapnya.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat, komunikatif, dan penuh semangat akademik. Selain membahas kebutuhan penelitian, kedua institusi juga saling bertukar pandangan mengenai pengembangan riset, penguatan budaya akademik, serta pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam menghasilkan penelitian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, STAI Bumi Silampari Lubuklinggau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan penelitian dan penguatan jejaring akademik dengan berbagai perguruan tinggi. Diharapkan, kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut sehingga mampu menghasilkan inovasi, rekomendasi kebijakan, serta kontribusi ilmiah yang bermanfaat bagi kemajuan pendidikan tinggi Islam dan pembangunan masyarakat yang berkelanjutan.