Musi Rawas, 19 Juli 2026 — Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bumi Silampari sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa pada Hari Ahad, 19 Juli 2026, pukul 14.00 hingga 16.00 WIB. Kegiatan yang berpusat di Dusun II, Desa Ketuan Jaya, Kabupaten Musi Rawas ini mengangkat tema krusial: "Tata Cara Pengurusan Jenazah".
Sebagai wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, tim PKM dari Prodi PAI STAI Bumi Silampari hadir di tengah masyarakat Dusun II untuk memberikan edukasi keagamaan yang bersifat praktis. Hadir langsung sebagai pemateri utama sekaligus narasumber ahli, Bapak Nurlila Kamsi, M.Pd., yang merupakan Ketua Prodi PAI STAI Bumi Silampari.
Dalam pelaksanaannya, beliau didampingi oleh Mahasiswa PAI Semester 6 yang bertindak aktif sebagai instruktur lapangan dan fasilitator teknis. Kolaborasi ini dirancang agar mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu teoretis perkuliahan, sekaligus melatih kemampuan syiar dan komunikasi sosial mereka secara langsung di masyarakat.
Pelatihan fardhu kifayah yang berlangsung selama dua jam ini mendapat sambutan yang sangat hangat dari aparatur desa. Kepala Desa Ketuan Jaya, Bapak Hendri Saputra, bersama Kepala Dusun 1, Bapak Budiono, hadir dan memberikan apresiasi tinggi. Mereka menegaskan bahwa pelatihan ini merupakan momen yang sangat dinantikan oleh warga demi meregenerasi petugas pengurus jenazah yang terampil dan paham syariat di tingkat desa.
Kegiatan yang berjalan tertib dan khidmat ini juga sukses terselenggara berkat dukungan penuh dari tokoh agama setempat:
-Bapak Sabar (Ketua Pengurus Masjid) yang memfasilitasi tempat pelaksanaan serta penyediaan perlengkapan simulasi.
-Ibu Nur Hayati (Ketua Pengajian) yang berhasil menggerakkan kaum ibu dan anggota majelis taklim untuk hadir dan terlibat aktif sejak awal hingga akhir acara.
Di bawah bimbingan langsung Bapak Nurlila Kamsi, M.Pd. beserta pendampingan dari mahasiswa semester 6, warga diajak untuk memahami materi secara teoretis sekaligus mempraktikkannya (metode demonstrasi). Rangkaian kegiatan intensif dari jam 14.00 sampai 16.00 WIB tersebut meliputi:
- Penyampaian Teori Hukum Islam: Edukasi mengenai urgensi hukum Fardhu Kifayah, adab mendampingi orang sakaratul maut, hingga syarat sah dalam pengurusan jenazah.
- Praktik Memandikan Jenazah: Simulasi tata cara membersihkan fisik jenazah secara lemah lembut, teknik menjaga auratnya, serta penggunaan air bidara dan kamper.
- Praktik Mengkafani Jenazah: Panduan teknis memotong kain kafan sesuai ukuran, penempatan tali pengikat, dan teknik membungkus jenazah laki-laki maupun perempuan dengan rapi.
- Simulasi Shalat Jenazah: Praktik bersama mengenai posisi berdiri imam, urutan takbir, pembacaan doa di setiap tahapan takbir, hingga tata cara salam.
Melalui kegiatan PKM kolaboratif yang terarah ini, Prodi PAI STAI Bumi Silampari berharap masyarakat Dusun II Desa Ketuan Jaya kini memiliki pemahaman yang matang serta rasa percaya diri yang tinggi untuk melaksanakan pengurusan jenazah secara mandiri sesuai dengan tuntunan syariat Islam.
