LUBUKLINGGAU – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Bumi Silampari Lubuklinggau menggelar Pelantikan Raya Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) pada Senin, 7 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi momentum pengukuhan kepengurusan enam HMPS sekaligus mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan kepemimpinan, berorganisasi, dan berkontribusi bagi kemajuan program studi maupun kampus.

Pelantikan Raya mengusung tema “Membangkitkan Batang Terendam: Reaktualisasi Peran HMPS dalam Membangun Kepemimpinan Mahasiswa yang Inovatif, Integratif, dan Berkarakter Rabbani.” Kegiatan dihadiri Ketua STAI Bumi Silampari Dr. Muhammad Yunus, M.Pd.I., Wakil Ketua I Dr. Muhammad Faizul Amirudin, M.Pd.I., Wakil Ketua III Dr. Fitriyani, M.Pd., Ketua LPM, para ketua program studi, serta jajaran organisasi mahasiswa STAI Bumi Silampari.

Enam mahasiswa yang dipercaya memimpin HMPS masing-masing yakni Zeny Aulya sebagai Ketua HMPS KPI, Busro Karim sebagai Ketua HMPS PAI, Irlan Saputra sebagai Ketua HMPS HTN, Dasa Wisra Hidupi sebagai Ketua HMPS PIAUD, Sahera sebagai Ketua HMPS MBS, dan Nurriza Habibah sebagai Ketua HMPS BPI. Mereka diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab serta membangun komunikasi dan kerja sama yang baik di lingkungan kampus.

Ketua Panitia Pelantikan Raya, Haris, menyampaikan bahwa kepengurusan HMPS yang baru dilantik diharapkan tidak hanya menjalankan kegiatan organisasi, tetapi juga mampu membangun hubungan yang harmonis dengan dosen, mahasiswa, dan program studi. Menurutnya, HMPS harus menjadi ruang bagi mahasiswa untuk belajar bertanggung jawab sekaligus mengembangkan karakter kepemimpinan.

“Bangun komunikasi yang harmonis dengan dosen dan mahasiswa. Jadilah pemimpin yang rabbani. Selamat untuk seluruh HMPS yang akan dilantik,” ujar Haris. Ia juga berharap para pengurus dapat menjalankan amanah dengan baik dan menjadikan organisasi sebagai tempat untuk belajar bekerja sama, menyelesaikan persoalan, serta menghasilkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi mahasiswa.

Ketua HMPS KPI, Zeny Aulya, turut mengajak seluruh pengurus HMPS yang baru dilantik untuk menjadikan momentum tersebut sebagai awal untuk bergerak bersama. Ia menilai keberadaan HMPS akan lebih bermakna apabila diikuti dengan kegiatan yang produktif serta kolaborasi antarmahasiswa dan antarorganisasi di lingkungan STAI Bumi Silampari.

“Pelantikan ini bukan hanya seremoni, tetapi menjadi awal bagi kita untuk bergerak dan berkolaborasi untuk STAI,” ungkap Zeny. Ia berharap seluruh HMPS dapat saling mendukung, membangun komunikasi yang baik, serta menghadirkan program kerja yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dan program studi masing-masing.

Presiden Mahasiswa STAI Bumi Silampari, M. Sayahdan Al Fatih, juga menyampaikan harapannya kepada seluruh pengurus HMPS yang baru dilantik. Menurutnya, HMPS memiliki peran penting dalam menghidupkan kegiatan kemahasiswaan di tingkat program studi sehingga aktivitas mahasiswa tidak hanya berlangsung dalam kegiatan akademik, tetapi juga berkembang melalui organisasi.

Ia mendorong HMPS untuk membuat kegiatan yang aktif dan produktif serta memperkuat sinergi dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), program studi, maupun lembaga kampus. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar organisasi mahasiswa tidak berjalan sendiri-sendiri dan dapat bersama-sama membangun suasana kemahasiswaan yang lebih aktif di STAI Bumi Silampari.

Sementara itu, Ketua STAI Bumi Silampari, Dr. Muhammad Yunus, M.Pd.I., menegaskan bahwa organisasi mahasiswa merupakan bagian penting dari proses pembelajaran. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh mahasiswa melalui organisasi dapat menjadi bekal dalam menghadapi berbagai tantangan setelah menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi.

“Jadikanlah HMPS ini sebagai wadah pelajaran dalam memimpin, administrasi, soft skill, membangun jaringan, dan lain-lain. Real life itu nanti, sekarang masanya belajar. Belajar itu tidak pernah selesai,” pesannya.

Ia menambahkan, pengalaman berorganisasi dapat membantu mahasiswa memahami bagaimana menjalankan tanggung jawab, membangun kerja sama, mengelola kegiatan, serta berkomunikasi dengan berbagai pihak. Karena itu, para pengurus HMPS diharapkan tidak menjadikan organisasi sekadar sebagai kegiatan tambahan, tetapi sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan kemampuan kepemimpinan.

Dr. Muhammad Yunus juga berharap HMPS dapat memberikan kontribusi nyata dalam membantu program studi mengembangkan berbagai kegiatan kemahasiswaan. Menurutnya, organisasi mahasiswa perlu berjalan searah dengan visi pengembangan program studi dan institusi, terutama dalam menghadapi proses transformasi STAI Bumi Silampari menuju perguruan tinggi yang semakin berkembang.

“Kami dari lembaga berharap HMPS ini membantu prodi mengembangkan prodinya, karena kita mau transformatif menjadi universitas,” ujarnya.

Pelantikan Raya ini diharapkan menjadi awal bagi kepengurusan HMPS untuk menjalankan amanah dengan semangat baru. Dengan mengusung semangat “Membangkitkan Batang Terendam”, para pengurus diharapkan mampu menggali potensi mahasiswa, menghadirkan kegiatan yang inovatif, serta membangun sinergi yang semakin kuat untuk kemajuan program studi dan STAI Bumi Silampari.