LUBUK LINGGAU – Mahasiswa Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) dan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) STAI Bumi Silampari Lubuklinggau kembali melanjutkan kegiatan sosialisasi kampus sebagai bentuk pengabdian sekaligus upaya memperkenalkan pendidikan tinggi kepada masyarakat. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Majelis Taklim Al-Hidayah, Kelurahan Watervang, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Kota Lubuklinggau, pada Jumat (3/7/2026), dengan didampingi langsung oleh Ketua Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI), Retno Sumarni, M.Sos.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk memperkenalkan Program Studi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) dan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) kepada masyarakat, sekaligus memberikan pemahaman mengenai peran strategis mahasiswa dan lulusan kedua program studi tersebut dalam bidang dakwah, penyuluhan, komunikasi, serta pembinaan keagamaan di tengah masyarakat.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa BPI dan KPI memaparkan berbagai informasi mengenai profil program studi, sistem pembelajaran, prospek karier lulusan, serta berbagai kegiatan akademik dan nonakademik yang diselenggarakan di STAI Bumi Silampari. Selain itu, mereka juga memperkenalkan berbagai kompetensi yang dimiliki mahasiswa BPI dan KPI sebagai bekal untuk terjun langsung dan memberikan kontribusi kepada masyarakat.

Ketua Program Studi BPI, Retno Sumarni, M.Sos., menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen STAI Bumi Silampari untuk terus hadir di tengah masyarakat serta memperkuat peran perguruan tinggi dalam pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan bahwa mahasiswa BPI dan KPI tidak hanya dibekali kemampuan akademik, tetapi juga kemampuan praktis dalam bidang penyuluhan, pendampingan masyarakat, dakwah, komunikasi, dan pembinaan keagamaan. Mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa Program Studi BPI memiliki fokus pada pengembangan kompetensi konseling, penyuluhan, dan pemberdayaan masyarakat, sedangkan Program Studi KPI menekankan penguatan kemampuan komunikasi, penyiaran, jurnalistik, dakwah, serta media digital yang relevan dengan perkembangan zaman.

Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa juga memberikan pemahaman kepada jamaah Majelis Taklim Al-Hidayah mengenai pentingnya peran penyuluh agama dan komunikator Islam dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, serta adaptif terhadap berbagai tantangan sosial di era modern.

Kehadiran mahasiswa STAI Bumi Silampari mendapat sambutan positif dari pengurus dan jamaah Majelis Taklim Al-Hidayah. Mereka mengapresiasi kegiatan sosialisasi yang tidak hanya memperkenalkan pendidikan tinggi, tetapi juga memberikan wawasan mengenai pentingnya peran dakwah dan penyuluhan dalam kehidupan bermasyarakat.

Melalui kegiatan ini, STAI Bumi Silampari Lubuklinggau kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sinergi dengan masyarakat serta memperluas akses informasi pendidikan tinggi. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan, sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan memperkuat eksistensi perguruan tinggi Islam di tengah perkembangan zaman