LUBUK LINGGAU – Dua mahasiswi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) STAI Bumi Silampari Lubuklinggau berhasil menyelesaikan Ujian Munaqasyah Skripsi dengan hasil membanggakan. Keduanya berhasil mempertahankan penelitian masing-masing dan meraih predikat A dengan nilai di atas 90.
Mahasiswi pertama, Lusi Apriani dengan NIM 22270004, melaksanakan Ujian Munaqasyah Skripsi pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Dalam ujian tersebut, Lusi mempresentasikan penelitian berjudul “Eksistensi Radio Cotra Atlas 102.6 FM dalam Mempertahankan Pendengar di Era Media Online.”
Setelah melalui tahapan presentasi, pendalaman materi, serta sesi tanya jawab bersama dewan penguji, Lusi berhasil memperoleh nilai 94,45 dengan predikat A.
Capaian tersebut menjadi hasil positif atas proses penyusunan skripsi yang telah dilaluinya. Lusi dinyatakan berhasil mempertahankan hasil penelitiannya sekaligus menyelesaikan salah satu tahapan penting dalam perjalanan akademiknya.
Selanjutnya, Clara Anggun Sela melaksanakan Ujian Munaqasyah Skripsi pada Senin, 31 Agustus 2026. Clara mengangkat penelitian berjudul “Strategi Komunikasi Orang Tua dalam Mengontrol Penggunaan Ponsel pada Remaja di Dusun VI Desa A Widodo Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas.”
Dalam ujian tersebut, Clara mampu mempresentasikan dan mempertahankan hasil penelitiannya dengan baik. Berdasarkan hasil penilaian dewan penguji, Clara memperoleh nilai 90,65 dengan predikat A.
Keberhasilan Lusi Apriani dan Clara Anggun Sela menjadi salah satu capaian akademik yang membanggakan bagi Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam STAI Bumi Silampari Lubuklinggau. Keduanya menunjukkan kesungguhan dalam menyelesaikan tugas akhir serta kesiapan dalam mempertanggungjawabkan hasil penelitian yang telah dilakukan.
Ketua Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Wawan Sopiyan, M.I.Kom., menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih kedua mahasiswinya.
“Alhamdulillah, kami mengapresiasi dan merasa bangga atas capaian Lusi dan Clara yang telah menyelesaikan ujian munaqasyah dengan hasil yang sangat baik. Predikat A yang diraih keduanya tentu menjadi hasil dari proses, kesungguhan, dan komitmen dalam menyelesaikan tugas akhir,” ujar Wawan.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa KPI lainnya untuk terus mempersiapkan tugas akhir dengan baik, mulai dari proses penelitian hingga tahap ujian munaqasyah.
“Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berusaha menyelesaikan tugas akhir dengan sungguh-sungguh. Yang terpenting bukan hanya menyelesaikan studi, tetapi juga menghasilkan karya ilmiah yang baik, relevan, dan memberikan manfaat,” tambahnya.
Dari sisi topik penelitian, kedua skripsi yang diangkat Lusi dan Clara juga memperlihatkan keberagaman kajian dalam bidang Komunikasi dan Penyiaran Islam. Penelitian Lusi membahas eksistensi radio dalam menghadapi perkembangan media online, sedangkan penelitian Clara mengangkat strategi komunikasi orang tua dalam mengontrol penggunaan ponsel pada remaja.
Keberagaman tersebut menunjukkan bahwa kajian komunikasi memiliki ruang yang luas dan dapat diterapkan dalam berbagai persoalan di tengah perkembangan media, teknologi, maupun kehidupan sosial masyarakat.
Melalui capaian tersebut, Prodi KPI STAI Bumi Silampari terus mendorong mahasiswa untuk menyelesaikan tugas akhir secara terarah, bertanggung jawab, dan berkualitas. Prestasi Lusi Apriani dan Clara Anggun Sela diharapkan dapat menjadi bagian dari semangat akademik mahasiswa KPI dalam menghasilkan karya ilmiah yang relevan dengan perkembangan komunikasi dan penyiaran di masyarakat.
